Fb. Ig. Tw.

Anime yang sedang naik daun, Tokyo Revengers , akan mendapat penayangan ulang di channel YouTube Muse Indonesia tanpa sensor. Sebelumnya terdapat kontroversi saat penayangan ini dimana penayangan di luar Jepang mendapat sensor untuk logo Manji (卍) yang ada pada anime ini.

Penyensoran ini terjadi karena lambang Manji atau Swastika identik dengan lambang yang dipakai Nazi, di beberapa negara lambang ini dicekal dan harus disensor. Namun tidak seperti negara lain, lambang manji itu sendiri masih menjadi simbol suci, terutama untuk penganut agama Budha. Oleh karena itu studio anime Liden , selaku pembuat animenya mengirimkan versi sensor ke semua publisher di luar Jepang.

Tokyo Revengers merupakan anime adaptasi dari manga karangan Ken Wakui. Manganya bercerita tentang Takemichi, pemuda usia 26 tahun yang mengalami kembali ke masalalu setelah didorong ke rel kereta. Saat itu dia menciptakan time paradox setelah merubah masalalu dan menyelamatkan Naoto, adik dari mantan pacarnya yang tewas terbunuh oleh geng Tokyo Manji. Atas usul Naoto yang sekarang menjadi polisi, dia harus mengubah masalalu demi menyelamatkan Hinata , mantan pacaranya dengan cara bergabung ke geng Tokyo Manji, dan menjadikan geng tersebut jauh dari pembunuhan Hinata.

Tinggalkan Balasan

You don't have permission to register
%d blogger menyukai ini: