Fb. Ig. Tw.

Pada bulan Juni 2021, dunia game digemparkan dengan berita EA, salah satu distributor game terbesar di dunia, berhasil dibobol oleh hacker . Tidak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami mereka mencapai jutaan dollar US akibat bocornya data penting seperti frosbite code, source code, kode matchmaking untuk game Fifa, dan lain-lain

Vice berhasil mewawancarai hacker yang berhasil membobol data perusahaan tersebut. Ternyata hacker tersebut berhasil mencuri data perusahaan EA dengan cara yang sederhana. Yaitu lewat cookies. Hacker tersebut menghubungi customer service EA dengan keluhan bahwa dia kehilangan teleponnya lalu dia chatting dengan karyawan EA. Lalu dengan cookies , dia mendapat data penting seperti username dan password karyawan.

Setelah mendapat akses masuk, para hacker menggunakan semacam virrual machine agar lebih leluasa mencari data penting dan mengkopi data tersebut. Perwakilan hacker juga mendapat data penting Playstation yang terdapat di EA.

Walau mengalami kerugian atas pencurian data. EA kembali menekankan bahwa data konsumen tidak mengalami kebocoran. Namun sayangnya perwakilan Playstation menolak memberi jawaban atas kasus ini.

sumber

Tinggalkan Balasan

You don't have permission to register
%d blogger menyukai ini: