Fb. Ig. Tw.

Hai.. Warga Duniawi!
Minggu depan, streamers merencanakan untuk meninggalkan Twitch selama satu hari, dalam rangka melakukan protes di platform ini para creators merasa tertekan secara terus-menerus. Kampanye #ADayOffTwitch akan dimulai tanggal 1 September. Simak ulasan berita selengkapnya dibawah ini ya Warga Duniawi.

Awal bulan ini, streamers berkumpul dengan menggunakan #TwitchDoBetter di media sosial, dimana banyak disampaikan keluhan dari para pengguna platform ini. Banyak dari postingan berisikan bagaimana Twitch mengatur opsi perlindungan bagi penggunanya. Khususnya, beberapa serangan-seranggan yang berkenaan dengan kata-kata kasar dan berisikan hinaan yang tidak pantas. Mungkin saja hal ini bisa menjadi mimpi buruk bagi orang-orang yang menggunakan layanan livestreaming. Dan karena kemudahannya dalam membuat akun Twitch, para pengganggu akan sangat dengan mudah untuk membuat beberapa akun. Hal ini memudahkan mereka untuk menghindari larangan apapun, setidaknya sampai tindakan seperti verifikasi akun via nomor telepon diberlakukan.

Seperti yang dilaporkan The Washington Post, Twitch streamer mengatakan isu ini semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Kemungkinan akibat dari platform yang memperluas daftar tag hingga mencakup 350 tag, yang diklasifikasikan oleh “gender, orientasi seksual, ras, kebangsaan, kemampuan, kesehatan mental, dan masih banyak lagi” Di satu sisi, hal ini memungkinkan creators untuk lebih mudah menemukan suatu komunitas. Di sisi lain, hal ini membuat jauh lebih mudah bagi troll (pengganggu) rasis untuk menemukan dan membuat serangan untuk mengganggu para creator.

Ditambah lagi, Twitch membutuhkan presentase pendapatan untuk berlangganan, dengan setengah untuk streamers dan setengah untuk platform (yang dibeli dengan hampir $1 miliar oleh Amazon pada tahun 2014). Streamers mengatakan kepada media Kotaku.com, mereka harus membagi tip lebih kepada para content creators, dengan rincian sekitar 70/30. Para streamers menyampaikan jika harus bertahan dengan kebijakan ini, setidaknya mereka mendapatkan pembagian yang adil.

“Sangat menyedihkan melihat semua cerita tentang orang-orang yang tersingkirkan dan diserang di platform ini, yang tidak dapat dikendalikan oleh mereka. Troll menyinggung mereka dengan membahas warna kulit, identitas gender, preferensi seksual mereka, atau sebaliknya,” Streamer Rek It, Raven! Yang memprakarsai hashtag ini menyampaikan sesuatu saat kampanye #TwitchDoBetter berjalan “Kita tidak perlu merasa takut untuk menekan ‘go live’…”

Bagaimana menurut Warga Duniawi apakah kampanye ini pantas untuk dilakukan? Dan apakah kalian akan turut serta menyertakan hashtag #ADayOffTwitch ini. Beritahu kami pendapat kalian di kolom komentar dibawah ya.

Sumber: https://kotaku.com

Post tags:

Tinggalkan Balasan

You don't have permission to register
%d blogger menyukai ini: