Fb. Ig. Tw.

Hai.. Warga Duniawi!
Siapa yang seharusnya menjadi ‘Shin’ selanjutnya setelah Godzilla, Ultraman dan Kamen Rider? Creator Hideaki Anno mempunyai banyak karya yang berkesan, khususnya bagi warga Jepang, umunya bagi warga dunia. Banyak karya dia dulu dibuat kembali baru-baru ini. Akankah semua karyanya di reboot kembali? Simak ulasan selengkapnya dibawah ini ya Warga Duniawi.

Kita baru-baru ini meluhat melihat first look dari reboot Kamen Rider original tahun 1971, memberikan fans loyalnya sedikit gambaran kembali dari pahlawan ‘belalang’ kita ini. Creator Neon Genesis Evangelion, Hideaki Anno, memimlin produksi film ini, yang menerima perlakuan yang sama seperti Shun Godzilla dari Anno sebelumnya, dan tak lupa juga film Shin Ultraman terbaru yang akan datang.

Perlu dikatakan, tampaknya Shin Kamen Rider tidak akan menjadi yang terakhir digarap dalam genre tokusatsu. Cintanya untuk genre ini dapat dilihat dengan proyek-proyek ini, serta beberapa tema dan motif ditampilkan dalam karyanya magnum opus, Neon Genesis Evangelion.

Inilah 5 pahlawan super tokusatsu yang seharusnya juga menerima treatment ‘Shin’ oleh Hideaki Anno:

Kyōryū Sentai Zyuranger

Salah satu serial yang paling populer di franchise Super Sentrai, Zyuranger diadaptasi ke Mighty Morphin Power Rangers. Zyuranger masih menjadi referensi sampai hari ini dengan masuka terbaru di serial ini, seperti season Zenkaiger yang sedang berjalan memberikan banyak penghormatan pada dinosaur-based sentai.
Dengan kata lain, kita telah melihat West mengadaptasi Zyuranger ke dalam film, dinamai film Mighty Morphin Power Ranger dan reboot tahun 2017. Jadi sudah saatnya kita melihat orang Jepang mengambil iterasi yang dihormati dari Super Sentai.

Musim lain yang bisa ‘remade’ oleh Hideaki Anno termasuk season pertama Super Sentai, Gorenger. Ini akan cocok dengan tiga proyek terakhir Anno, bersama fan-favorit lainnya seperti Liveman, Jetman, dan Ohranger, juga dikenal sebagai Power Rangers Zeo.

Denkou Choujin Gridman

Spin-off dari franchise utama Ultraman, seri Gridman menggambarkan superhero digital yang menyelamatkan dunia dari ancaman virus berbahaya. Ini secara alami diterjemahkan ke dalam pertempuran melawan monster rubber-suit, merupakan salah satu hal yang lebih unik dalam genre.
Seri ini terutama diadaptasi ke serial Amerika Superhuman Samurai Syber-Squad, yang berlangsung secara bersamaan dengan run asli dari Mighty Morphin Power Rangers. Baru-baru ini, Gridman telah melihat dua imajinasi anime kembali oleh Studio Trigger, sebuah Studio yang dibuat oleh animator yang bekerja pada Evangelion di tahun 90-an.

SSST. Gridman dan SSSS. Dynazenon telah memperkenalkan pahlawan tokusatsu yang tak jelas ini kepada seluruh generasi baru penggemar, sehingga adaptasi film yang tepat pasti akan menjadi pemandangan yang menarik.

Juukou B-Fighter and B-Fighter Kabuto

Kebanyakan orang akan tahu seri Jepang ini menjadi dasar bagi Big Bad Beetleborgs Saban, dibintangi tiga anak sekolah yang mampu berubah menjadi pahlawan super berkat jin yang mengabulkan harapan.

Acara original Jepang, Juukou B-Fighter dan sekuel B-Fighter Kabuto, tidak membari sekelompok anak-anak yang secara ajaib tumbuh ketika mereka berada di gear superhero mereka. Sebaliknya, mempunyai premis tipikal tokusatsu yang mempunyai tim khusus penyelamat bumi dari ancaman dimensi yang menyerang.

Sebagai bagian dari serial Metal Hero Toei, yang merupakan franchise adik dari Kamen Rider dan Super Sentai, show Metal Hero cenderung bertujuan untuk para remaja yang lebih tua. Jadi, dengan keahlian Anno dengan Evangelion, dia pasti bisa membuat B-Fighters tim superhero yang layak untuk penonton zaman modern.

Chouseishin Gransazer

Toho, studio yang menciptakan Godzilla, biasanya berpacu pada monster raksasa untuk menghadapi tokusatsu. Tapi itu tidak menghentikan mereka dari menciptakan tim mereka sendiri dari pahlawan multicoloured sebelumnya.
Salah satu usaha mereka yang paling sukses adalah Chouseishin Gransazer, yang memiliki empat suku pahlawan elemental saling bertarung untuk mendapatkan kekuasaan. Masing-masing dari 12 pahlawan utama didasarkan pada tanda-tanda bintang. Karakter utama, Sazer Tarious, didasarkan pada Sagitarius.

Apa yang dimulai sebagai perang antara pahlawan perlahan-lahan terungkap ketika mereka menemukan musuh yang sama: ancaman alien yang menyerang tentu saja. Jadi jika tiga bagian adaptasi film adalah untuk menunjukkan konflik awal sebelum tim utama di akhir, jenis seperti MCU’s Civil War, Infinity War, dan Endgame, itu belum bisa menjadi salah satu pertarungan sinematik tokusatsu terbesar.

Dennou Keisatsu Cybercop

Permata tersembunyi lain dalam jajaran dewa – dewi tokusatsu yang lebih luas, Cybercop menunjukkan suatu dunia di mana teknologi canggih telah menjadi bagian utama peradaban manusia, dengan para penjahat memanfaatkan sepenuhnya untuk menghancurkan.
Di situlah empat anggota kepolisian ZAC berubah menjadi besar, tebal berlapis baja bentuk Cybercop. Empat pahlawan, Jupiter, Mars, Mercury dan Saturn, harus mengungkap intrik kelompok teroris Death Trap dan menyelamatkan dunia.

Bertindak sebagai semacam versi Robocop yang bersahabat bagi para anak, Cybercop telah memperoleh pengaruh di Asia tenggara dan Brasil, dan akan sangat menyenangkan melihat seri ini bangkit kembali.

Bagaimana menurut Warga Duniawi? Apakah kalian setuju dengan pendapat kami diatas? Beritahu kami pendapat kalian dikolom komentar dibawah ya.
Sambil menunggu berita terbaru selanjutnya, kalian bisa membaca beberapa artikel lainnya disini.

Sumber: https://sea.ign.com

Tinggalkan Balasan

You don't have permission to register
%d blogger menyukai ini: