Fb. Ig. Tw.

Hai.. Warga Duniawi!
Perusahaan baru yang disebut Shueisha Game akan mengambil keuntungan dari keahlian manga. Shueisha menerbitkan Weekly Shonen Jump, majalah mingguan manga yang paling terkenal di Jepang. Dan sekarang, perusahaan mendapatkan jalan ke game dengan cara yang jauh lebih besar. Simak ulasan selengkapnya dibawah ini ya Warga Duniawi.

Dikutip dari ‘Famitsu’, mereka melaporkan bahwa penerbit ikonik mendirikan Shueisha Games pada tanggal 16 Februari 2022, untuk mengembangkan dan merilis permainan untuk konsol, PC dan perangkat pintar (smart devices). Perusahaan juga akan terlibat dalam mengembangkan dan menjual permainan analog (misalnya, board games).

Manajer produksi game perusahaan ini adalah Masami Yamamoto, secara resmi dari Sony Interactive Entertainment Japan Studio.

Weekly Jump dari Shueisha telah menerbitkan beberapa komik paling ikonik di Jepang, termasuk One Piece, Naruto, Bleach, Hunter × Hunter, Fist of the North Start, Slam Dunk, JoJo’s Bizarre Adventure dan Dragon Ball. Semua ini telah diadaptasi ke dalam anime serta video game.

Tahun lalu, penerbit manga terkenal meluncurkan Shueisha Game Creators Camp, yang merupakan proyek yang dirancang untuk mendukung creators indie game. Menurut daftar BitSummit, “proyek ini bertujuan menerapkan pengetahuan ini untuk membimbing para pengembang game indie dan membantu mereka menghasilkan game yang inovatif”. Sudah ada beberapa judul yang akan datang dari proyek ini, termasuk Oni, The Tower of Children, dan Captain Velvet Meteor: The Jump+ Dimension untuk Nintendo Switch.

Shueisha saat ini sedang mengerjakan beberapa proyek besar yang berkolaborasi dengan perusahaan game besar. Proyek-proyek ini akan mengambil keuntungan dari artists manga berbakat Shueisha dan juga editor in-house manga.

Salan satu proyeknya adalah untuk perangkat pintar. Ini akan menampilkan desain karakter dari seorang artist manga terkenal dari Weekly Jump Shueisha. Permainan ini akan dikembangkan dengan tujuan pada awalnya dirilis di Jepang dan di Asia, tapi akhirnya berkembang secara global.

Proyek lain, yang digambarkan oleh Shueisha Games sebagai “permainan trik kecepatan multiplayer“, akan diterbitkan bersama dengan penerbit permainan utama Jepang dan dikembangkan oleh studio besar Jepang. Platform permainannya masih TBA.

Pembuatan perusahaan video game Shueisha adalah masalah besar karena ini berarti penerbitnya jauh lebih terlibat dalam proses membuat permainan. Sampai sekarang, Shueisha tampaknya lebih dari sekadar lisensi. Sejujurnya, ini masih terasa mengherankan karena penerbit tidak punya jangkauan yang cukup besar untuk membuat game disaat terdekat ini.

Bagaimana menurut Warga Duniawi? Beritahu kami pendapat kalian dikolom komentar dibawah ya. Sambil menunggu berita terbaru selanjutnya, kalian bisa membaca beberapa artikel lainnya.

Sumber: https://kotaku.com

Tinggalkan Balasan

You don't have permission to register
%d blogger menyukai ini: